KECAMAN KERAS: Manajer Leeds Sebut Donnarumma Pura-pura Cedera, Tuduh Man City Mengakali Aturan Fair Play

LEEDS, INGGRIS (initogel) — Manajer klub [Simulasi: Championship/Liga Primer] Leeds United, Simon Davies (simulasi), melontarkan kritik pedas dan kontroversial yang ditujukan kepada dua raksasa sepak bola Eropa: kiper Italia Gianluigi Donnarumma (PSG) dan klub Liga Primer, Manchester City. Davies menuduh Donnarumma kerap pura-pura cedera untuk mengulur waktu, sementara ia menuding Manchester City mengakali aturan Financial Fair Play (FFP).

Kritik tajam ini disampaikan Davies dalam konferensi pers, di mana ia menyoroti masalah etika dan integritas yang mengancam sepak bola modern.


I. Tuduhan I: Pura-pura Cedera dan Manipulasi Waktu

 

Kecaman terhadap Donnarumma, yang kini bermain untuk Paris Saint-Germain, dilontarkan Davies saat membahas frustrasi timnya menghadapi taktik mengulur waktu dari lawan-lawan di Liga.

  • Target Taktik Curang: Davies menyebut kiper-kiper papan atas, terutama Donnarumma, seringkali memanfaatkan insiden kecil untuk terbaring lama di lapangan. Hal ini, menurutnya, adalah taktik curang untuk memutus momentum lawan dan membuang waktu pertandingan secara tidak adil.

  • Seruan untuk Wasit: Davies mendesak otoritas wasit, baik di Liga Primer maupun UEFA, untuk lebih tegas dalam memberikan kartu kuning atau menghitung waktu bermain secara lebih efektif (effective playing time) untuk mengatasi manipulasi waktu tersebut.

II. Tuduhan II: Man City dan Pelanggaran FFP

 

Tuduhan Davies terhadap Manchester City jauh lebih serius dan menyentuh aspek tata kelola keuangan.

  • Mengakali Aturan: Davies menuduh The Citizens secara sistematis mengakali atau ‘bermain di tepi’ aturan Financial Fair Play (FFP) selama bertahun-tahun, yang memungkinkan mereka mendominasi pasar transfer dan domestik.

  • Perbandingan Tidak Adil: Menurutnya, klub seperti Leeds United, yang berjuang membangun tim secara berkelanjutan dan etis, tidak mungkin bisa bersaing dalam kondisi lapangan yang tidak rata akibat ‘kecurangan’ finansial tersebut.

“Kita melihatnya setiap pekan. Pemain pura-pura cedera, dan di sisi lain, ada klub yang bermain di level teratas yang saya yakin tidak pernah benar-benar mematuhi aturan yang sama seperti yang kami patuhi. Ini merusak integritas permainan. Harus ada penegakan yang lebih keras!” kecam Simon Davies.

III. Reaksi dan Implikasi Hukum

 

Pernyataan keras dari manajer Leeds United ini diperkirakan akan memicu respons dari kedua klub yang dituduh, serta menarik perhatian dari badan pengatur sepak bola:

  1. Reaksi Man City: Manchester City dikenal sangat sensitif terhadap tuduhan FFP dan kemungkinan akan mengeluarkan pernyataan resmi yang menolak tuduhan tersebut.

  2. Tindak Lanjut UEFA: Pernyataan ini menambah tekanan pada UEFA dan Liga Primer untuk mempercepat proses investigasi yang sudah berjalan terhadap klub-klub yang diduga melanggar aturan keuangan.

Komentar Davies ini membuka kembali diskusi panas mengenai standar moral dan etika dalam sepak bola profesional.

Related Post